30 Juli 2014
Doujinshi
Beberapa hari lalu gue lagi ngobrol sama temen dan ngebahas "Doujinshi" sebenernya sering denger, tapi gue belom begitu paham masalah Doujinshi. Setelah ngobrol lama dan gue cari artikel tentang Doujin 'gue coba sharing apa yang udah gue ngerti walaupun sedikit.
Doujinshi dimaknai sebagai manga karya para pengemar manga yang terinspirasi dari manga karya mangaka. Jadi, doujinshi adalah istilah yang merujuk kepada manga karya penggemar manga yang memiliki cerita yang yang cenderung sama dengan akhir cerita yang sedikit berbeda dengan manga yang menjadi insiparasinya.
Pada dasarnya, manga dan doujinshi tidak terlalu berbeda, keduanya adalah sebuah medium yang berisi gambar-gambar dan kata-kata yang tergabung menjadi satu kesatuan untuk menyampaikan sebuah cerita yang menyalurkan aspirasi dan perasaan pengarangnya.
Perbedaan utama antara keduanya terletak pada kebebasan ekspresi dan eksperimen dari para artisnya. Manga, walaupun masih mendapat protes sebagai media yang terlalu mengekspos kekerasan dan erotisme, dikarenakan manga masih terikat batasan-batasan yang ditentukan oleh editor dan penerbitnya, sedangkan dalam doujinshi para artisnya dengan ‘bebas’ mengekspresiken dan bereksperimen dengan ide dan perasaan mereka tanpa terikat oleh batasan-batasan yang ditentukan para editor serta penerbit.
Karena doujinshi tidak diterbitkan melalui penerbit besar melainkan dicetak sendiri oleh para artisnya dalam skala kecil, selain itu penyebaran doujinshi juga hanya di kalangan orang-orang yang mempunyai minat sama terhadap cerita-cerita yang ditawarkan oleh para artis doujinshi. Tema dan genre dari doujinshi sangat beragam dan bervariasi.
Doujinshi pada umumnya berupa karya hentai maupun Yaoi, mungkin karena karya seperti itu lebih dapat terjual daripada karya lainnya dan proses pembuatannya akan lebih menarik. Kini doujinshi menjadi suatu produk yang diinginkan oleh banyak otaku karena keunikan cerita yang berasal dari cerita manga atau anime sehari-hari menjadi suatu yang segar dan baru.
Di Jepang setiap tahun selalu diadakan konvensi doujinshi "Comiket" ( comic market ) ,biasanya diadakan pada musim panas dan musim dingin di Tokyo’s Big Sight. Biasanya Doujinshi dibuat dengan kuota kecil dengan tujuan menghargai produk aslinya. Ini membuat Doujinshi kadang diperebutkan dengan dalih stok yang terbatas, ini menjadikan Dujinshi menjadi barang yang prestise dan langka. Para mangaka sendiri tidak merasa keberatan dengan adanya Doujinshi karena Doujinshi bisa membuat pamor mereka menjadi menanjak. Lagi pula sebagian besar mangaka professional dulunya adalah seorang Doujin.
by: jurnalotaku.com
3 Juni 2014
3rd Gen Pajama Drive
Minggu 1 juni. Akhirnya gue balik lagi ke tempat yg udah lama gak gue datengin, setelah empat bulan gue hiatus gak nonton teater tiba-tiba gue di ajak temen buat nonton show gen 3 setlis pajama drive. sebenernya agak males buat nonton teater dengan kondisi fandom yang sekarang, tapi karna terlanjur janji akhirnya gue dateng.
kayaknya nasib gue lagi sial karna harusnya gue duduk di depan deket panggung, tapi karna masuknya telat dapet kursi agak di belakang, yasudahlahh...
setelah gue duduk, ingatan gue flashback saat pertama kali nonton pajama drive gen 2 yang bikin gue seneng sama idol group ini
Ternyata hari ini gue dapet show tim merah, dan penonton cukup ramai show di mulai, hmm lagu pertama 'sonichi' salah satu kesukaan gue di pajama drive. Temen gue malah sibuk ngapalin nama member sambil liat profile gen 3.
Selama pertunjukan berlangsung gue bisa ngeliat gadis-gadis yang sedang berada di tahap awal menjadi seorang idol. meraka masih canggung untuk berinteraksi dengan fans, dance dan bloking masih kurang rapih, ekspresi mereka masih malu-malu, dan masih banyak kekurangan pada saat MC.
Tapi itulah yang membuat menarik, karna gue bisa melihat mereka gadis-gadis yang payah suatu saat akan berubah menjadi idol yang di kagumi banyak orang. Yahh.. perjalanan mereka baru di mulai dan masih pangjang, masih banyak yang harus mereka pelajari untuk menjadi lebih baik.
Pertunjukan yang berlangsung selama hampir dua jam akhirnya selesai, gue baris buat sesi hitouch, akhirnya dapet kesempatan buat ngeliat mereka lebih deket. ini sesi paling menyenangkan saat tangan gue di genggam dan mereka senyum sambil bilang terimakasih.
Saat show berlangsung, ada beberapa member yang menarik perhatian gue. Elaine, Anin, Feni, Chika
dan Elaine appropriate banget buat elo yang nyari oshi di gen 3 hehe.
3 Desember 2013
Pantang pulang sebelum magrib
Lagi musim hujan ya hmm... jadi inget waktu gue masih bersama sahabat kecil dulu, dimana hujan adalah alarm untuk bersuka cita dan seneng-seneng woohh... dimana kita esoknya pada menggigil, dimarahi orang tua, dan tidak masuk sekolah karena flu.
Mengingat dulu, gue lebih sering menghabiskan waktu di dunia nyata, daripada dunia maya. Atau mungkin, waktu itu memang belum ada dunia maya?
Entahlah…
Waktu itu gue gak peduli sama dunia maya..
pulang woiii... di cariin emak noh,, -,-
12:00 WIB. Bel pulang sekolah berbunyi.
Berarti. It’s time to rock!!
“Maem dulu baru maen,” kata emak, waktu itu.
“Ya maaaaaaaaaaaa,” jawabku, sambil mengambil nasi ke piring, sengaja sedikit, agar dikiranya itu adalah sisa makanan yang baru aku makan, males makan. Kehilangan semenit aja jam main itu kalo jaman sekarang kayak udah kek seharian gak buka Twitter.
Tanpa sebuah komunikasi lewat handphone apalagi dunia maya kita berkumpul dengan lengkap, gak perlu di mention satu-satu. Aneh, tapi ini pernah kita alami. Tanpa handphone kita tetap manusia paling bahagia.
Sedih, rasanya, sekarang tempat tanpa kemunafikan itu sekarang sudah berbentuk beton. Ketika uang bisa membeli alam. Remaja sekarang lebih memilih merasa hijau karena uang bukan karena Alam. Padahal alam menyajikan apa yang gak bisa dibeli dengan uang.
8 November 2013
An Introvert
Introvert pribadi yang lebih senang menyendiri / dalam kelompok kecil. orang yang melihat kedalam diri mereka sendiri. Seorang pemimpin dari tukang omong yang berkompeten, "still water run deep, orang yang diam biasanya banyak pikiran dan pengetahuan, mereka berfikir sebelum ngomong, mereka mempersiapkan rencananya, mereka mengamati kehidupan sosial, dan mengaplikasikannya kedalam pembicaraan. Ekstrovert dan introvert memiliki kemampuan dan kesempatan yang sama dalam mengambil kepemimpinan Gak percaya? Bill gates dan mahatma gandhi adalah bukti nyata.
Introvert adalah seorang yang lebih senang dalam satu kelompok kecil, dan berpergian dengan orang yang itu itu saja, mereka lebih suka mengukir memori yang dalam dan mencipatakan hubungan yang erat daripada menambah relasi. Motto mereka mungkin "Quality over Quantity". Hal ini tentu Berbeda dengan Ekstrovert yang memiliki banyak relasi dan likeable oleh banyak orang. " it's about quality not quantity "

Keep Calm and........
introvert yang terkenal pendiam, bahkan sering dijuluki orang yang selalu depresi, sebenarnya ini hanya karna mayoritas penduduk adalah ekstrovert, sementara ekstrovert terlihat seperti introvert saat dia depresi, sehingga mindset kebanyakan orang, banyak diam.
introvert enjoying being alone, introvert bisa bersikap ekstrovert kalau mereka bersama teman dekat mereka, introvert bisa tetap tenang dalam kondisi si ekstri apapun, itu karna mereka selalu mendahulukan pikiran dulu baru bertindak, mereka dapat menenangkan diri mereka sendiri, jadi jangan heran kalau kamu memberitahu hal yang sangat gawat dan mereka tidak menampilkan sedikitpun ekspresi panik.
a loyal friend
introvert orangnya tertutup dan penuh privasi jadi saat dia menceritakan tentang dirinya kepada kalian, itu berarti kamu adalah teman terbaiknya, the one who important to him, the one worth dying for, introvert punya sedikit sahabat tapi gak bakal ngelepas sahabatnya begitu aja, jadi jangan kuatir kalau mereka menusukmu dari belakang, karna hal ini hampir gak mungkin mereka adalah orang yang dapat dan pantas dipercaya lebih dari siapapun yang ada di dunia ini.
mungkin pertamanya mereka dingin seperti es, mungkin pertamanya mereka tak tersentuh seperti berada dalam dinding raksasa, sebuah dinding yang memisahkan antara dunianya dengan duniamu, tapi gak ada yang sia sia di dunia ini, kamu akan dapat imbalanmu setelah menembus dinding tersebut.
see, itu sekilas bahasan gue buat si introvert. mereka bukan anti sosial atau pemalu apalagi hikikomori, mereka lebih seneng dengan kelompok kecil. jadi buat yang baca blog ini bisa lebih paham sama pribadi masing-masing. mau introvert atau ekstrovert gk masalah selama jadi diri sendiri.
see, itu sekilas bahasan gue buat si introvert. mereka bukan anti sosial atau pemalu apalagi hikikomori, mereka lebih seneng dengan kelompok kecil. jadi buat yang baca blog ini bisa lebih paham sama pribadi masing-masing. mau introvert atau ekstrovert gk masalah selama jadi diri sendiri.
17 September 2013
You Can Meet
Tak kenal maka tak sayang. Dengan memperbanyak pertemuan, kepedulian dan keterikatan fans dengan idolnya lebih tinggi dan dukungan yg diberikannya pun lebih intens. Dan Idol pun bisa lebih melihat bagaimana usaha para fans men-support dia sehingga dia bisa terpacu untuk berusaha menjadi lebih bik lagi. Tapi selain keterikatan ada beberapa efek samping dari idol you can meet ini. Gw akan membahas beberapa efek tersebut.
Personal Compatibility
Bukan hanya fans yg menjadi lebih kenal idol, tapi idol pun jadi kenal fans, dan ini kadang menimbulkan masalah sendiri.
Ketika Idol mulai mengenal fans secara individual, mulai muncul rasa cocok dan tidak cocok dengan fans-fans dia tersebut. Sehingga ada fans yg disukai oleh sang Idol dan ada fans yg tidak disukai oleh sang Idol, mana yg dihormati, ada yg dicibir, ada yg membuat sang Idol merasa nyaman untuk jadi akrab, ada yg membuat Idol terancam, dengan berbagai alasan.
Kita, fans para idol ini kadang dicibir, dipandang tolol dan menjijikkan oleh non-fans, dan oleh sebagian dari para idol tersebut. Mereka juga individu yg punya emosi dan preferensi personal, dan pendapat juga. Dan gw masih inget ada member nyindir fans yg beli CD banyak banget. Ternyata idol juga suka stalk socmed para fans, gw tau setelah event meet and greet dan MC saat teater.
Fans Service
Respon yg di berikan member ke fansnya beda-beda, kepada yg dia sukai/hormati mungkin sang Idol akan memberikan respons yg lebih hangat dan lebih personal, sedangkan ke fans yg belum dia kenal mungkin biasa aja, kepada fans yg dia kurang sukai mungkin ramah hanya sampai taraf basa-basi formalitas.
Reaksi fans beragam terhadap perbedaan ini, ada yg ga peduli, ada yg merasa eksklusif, ada yg diem aja, ada yg iri dan marah kepada fans yg mendapat respons lebih baik, ada yg marah kepada idolnya, bahkan ada yg akhirnya memutuskan mendukung Idol lain yg memberi respons lebih baik.
Ada yg pernah ngeledek "diwaro sedikit aja oshihen, lemah lu", tapi itu adalah hal yg sangat wajar dan manusiawi, ngefans Idol, seperti hobi lain, pada dasarnya adalah cari hepi, dan perasaan menjadi istimewa adalah salah satu perasaan yg paling membahagiakan. Idol yg cerdas akan memanfaatkan hal kecil yg dari sisi mereka ga memakai effort besar, tapi dampaknya besar bagi perasaan bahagia sang fans.
Idol adalah sosok istimewa bagi fans-nya, dan mendapatkan perhatian, kepedulian dari orang yg istimewa mebuat kita merasa istimewa juga. Mungkin terdengar bodoh, tapi respon kecil seperti senyuman, lambaian tangan sudah cukup membuat fans merasa istimewa, apa lagi sampai memenuhi saran/kritikan dari fans seperti bagaimana tata rambut, bagaimana berbicara, dll, apa lagi sampai menyebut nama fans. Hal kecil yg terdengar remeh itu bisa membuat fans merasa istimewa, dan rela memberi dukungan yg lebih istimewa juga.
Bisnis idol adalah bisnis ilusi, sang idol mempertahankan ilusi idolnya ketika mereka sedang bertugas, tapi di balik itu mereka tetap gadis biasa, di usia muda pula, emosinya masih labil, yg masih banyak ketidaksempurnaan.
Idol juga manusia yg punya perasaan, perlakukan dengan baik kalau kita mau mendapat respon yg baik pula. Fans juga manusia yg punya perasaan, buatlah mereeka merasa istimewa kalau mau mendapatkan dukungan yg istimewa pula.
19 Agustus 2013
Pertanyaan Mainstream JKT48
Kok personil JKT48 banyak banget sampai 48 orang? Gimana bagi honornya?
Pertama-tama, angka 48 itu bukan menunjukkan jumlah personil tapi cuma angka iseng yang dibuat oleh pengonsep AKB48 Akimoto Yasushi. Personil JKT48 saat ini sebanyak 51 orang. Alasan kenapa butuh begitu banyak personil, saya tidak tahu alasan awalnya, tapi secara fungsi itu sangat membantu konsep idol you can meet. Mereka memiliki tempat berkapasitas sekitar 250 orang yang disebut “Teater JKT48” di mana mereka mengadakan konser sekitar 5-6 kali per minggu. Jangan tanya saya soal jumlah penonton, jawabannya pertunjukan mereka SELALU PENUH << asli nggak bohong.. tanpa penonton bayaran.
Nah kalo masalah honor 'mungkin relatif tidak terlalu besar, tapi dengan banyaknya pertunjukan yang ada, honornya tentu saja dikalikan dengan jumlah itu. Yah, itu juga kalau pakai sistem honor seperti itu sih. Denger-denger sistemnya malah gaji tetap per bulan layaknya PNS dan pegawai kantoran. (masih misteri)
Sampe sekarang JKT48 belum punya lagu sendiri, tapi hasil translate sister group nya AKB48. Yang mereka bawakan hasil terjemahan dari Akimoto Yasushi yang ditulis dengan bahasa Jepang. Lirik lagu Bahasa Jepang kebanyakan bernada puitis ala Haiku sehingga penerjemahan ke Bahasa Indonesia cukup sulit. Kalau yang sering denger lagu anime atau penggemar J-pop pasti udah gk asing lagi sih, Lagu-lagu yang sudah ada dibuat dengan versi bahasa lain saja dibanding harus bikin lagu baru dengan bahasa Indonesia.
Nggak usah heran karena strategi marketing-nya emang untuk menggaet fans laki-laki, kebanyakan lagu-lagu JKT48 dibuat dengan ritme cepat, tidak cengeng, dan tidak mendayu-dayu. Kostumnya atau sering di sebut seifuku (seragam sekolah jepang) membuat penampilan mereka semakin menarik para lelaki. Dan pengalaman saya saat ke teater, sering melihat para lelaki yang berpenampilan rock atau metal malah mampir buat nonton JKT48.
9 Agustus 2013
weaboo sindrom ??
Suatu ketika seorang teman bercerita tentang temannya yang mengalami weeaboo sindrom. Pada awalnya teman weeaboo tersebut biasa-biasa saja, namun belakangan dia bertindak annoying/menjengkelkan. Jadi Apasih weaboo itu kok sampe annoying?
Weeaboo (ada juga yang menyebutnya wapanese) adalah ungkapan orang-orang bule di forum internet yang ditujukan kepada mereka yang sok-sokan jepang padahal bukan orang jepang hingga membuat orang disekitarnya risih dan annoyed. Weaboo berbeda dengan otaku, dimana otaku adalah sebutan untuk seorang yang mendalami hobi tertentu (dalam hal jepang) terutama anime, manga dan game. Seorang otaku belum tentu seorang weeaboo. Namun seorang weeaboo mungkin saja seorang otaku. Perbedaannya, seorang weeaboo kurang memahami dimana dan kapan dia seharusnya share dan berbicara tentang hobinya sedangkan otaku hanya share ke "sesama" dan pada tempat yang tepat. Yup, mereka bertingkah seolah-olah mereka berada di jepang. Bahkan mereka lebih menganggap keren budaya jepang dibanding budaya sendiri.
Pernah dengar seorang meminta maaf kepadamu dengan ucapan Sumimasen atau Gomennasai? atau ngetwett oyasumi? padahal belum tentu mereka tau perbedaan antara kedua ungkapan tersebut. Mungkin asal meniru. karena baru dengar dan kedengarannya keren kalo bicara dalam bahasa jepang, itulah ciri weaboo.
Dia baru mengenal sub kultur jepang, seperti anime, manga, cosplay, idol group dan lain sebagainya. Sehingga terjadi shock culture dan kelatahan yang pada akhirnya menyebabkan orang tersebut heboh sendirinya seakan. "Wow ini sangat keren! Gue suka ini. Semua orang harus tau dan menyukainya juga!" Tahap selanjutnya dia akan mulai meniru menggunakan bahasa jepang dalam bahasa sehari-hari. Tidak masalah jika digunakan sebagai latihan/pelajaran dalam belajar berbahasa jepang, tapi harus tau tempat dan lawan bicara.
Heboh karna baru kenal suatu sub kultur. Misal dia baru nonton anime, sebelumnya belum pernah nonton serial anime. Jadilah dia heboh dan nyebar spoiler dimana-mana dan dikutuk para fans anime yang belum nonton serial tersebut. Beda Otaku dengan weaboo. Otaku paham tentang hobi tersebut. Weaboo biasanya sok tau, mulai menggunakan bahasa sehari-hari dengan ungkapan bahasa jepang. Meskipun lawan bicara tidak mengerti. Bisa disebut juga alay versi jepang (?) lol

Kembali ke paragraf awal. Mengenai teman yang lain yang terkena sindrom weaboo. Dia juga bertanya. Bagaimana caranya supaya dia "sadar". Ya troll saja sampe dia sadar kalo weaboo itu bikin risih. Mungkin kamu berpura-pura jadi weaboo juga sampe dia kesel. lol. atau suruh baca saja artikel ini, sapa tau ngakak sendiri atau ngedumel "Ah, terserah dong. Lu aja kali yang seenaknya menilai orang lain".
Hehe terserah juga sih mau dibaca atau tidak..
Ini hanya opini dan semoga bermanfaat sapa tau disekitar anda ada yang risih tanpa kalian sadari. Punya hobi yang beda/unik sih boleh asal jangan menggangu orang sekitar..





