Doujinshi
Beberapa hari lalu gue lagi ngobrol sama temen dan ngebahas "Doujinshi" sebenernya sering denger, tapi gue belom begitu paham masalah Doujinshi. Setelah ngobrol lama dan gue cari artikel tentang Doujin 'gue coba sharing apa yang udah gue ngerti walaupun sedikit.
Doujinshi dimaknai sebagai manga karya para pengemar manga yang terinspirasi dari manga karya mangaka. Jadi, doujinshi adalah istilah yang merujuk kepada manga karya penggemar manga yang memiliki cerita yang yang cenderung sama dengan akhir cerita yang sedikit berbeda dengan manga yang menjadi insiparasinya.
Pada dasarnya, manga dan doujinshi tidak terlalu berbeda, keduanya adalah sebuah medium yang berisi gambar-gambar dan kata-kata yang tergabung menjadi satu kesatuan untuk menyampaikan sebuah cerita yang menyalurkan aspirasi dan perasaan pengarangnya.
Perbedaan utama antara keduanya terletak pada kebebasan ekspresi dan eksperimen dari para artisnya. Manga, walaupun masih mendapat protes sebagai media yang terlalu mengekspos kekerasan dan erotisme, dikarenakan manga masih terikat batasan-batasan yang ditentukan oleh editor dan penerbitnya, sedangkan dalam doujinshi para artisnya dengan ‘bebas’ mengekspresiken dan bereksperimen dengan ide dan perasaan mereka tanpa terikat oleh batasan-batasan yang ditentukan para editor serta penerbit.
Karena doujinshi tidak diterbitkan melalui penerbit besar melainkan dicetak sendiri oleh para artisnya dalam skala kecil, selain itu penyebaran doujinshi juga hanya di kalangan orang-orang yang mempunyai minat sama terhadap cerita-cerita yang ditawarkan oleh para artis doujinshi. Tema dan genre dari doujinshi sangat beragam dan bervariasi.
Doujinshi pada umumnya berupa karya hentai maupun Yaoi, mungkin karena karya seperti itu lebih dapat terjual daripada karya lainnya dan proses pembuatannya akan lebih menarik. Kini doujinshi menjadi suatu produk yang diinginkan oleh banyak otaku karena keunikan cerita yang berasal dari cerita manga atau anime sehari-hari menjadi suatu yang segar dan baru.
Di Jepang setiap tahun selalu diadakan konvensi doujinshi "Comiket" ( comic market ) ,biasanya diadakan pada musim panas dan musim dingin di Tokyo’s Big Sight. Biasanya Doujinshi dibuat dengan kuota kecil dengan tujuan menghargai produk aslinya. Ini membuat Doujinshi kadang diperebutkan dengan dalih stok yang terbatas, ini menjadikan Dujinshi menjadi barang yang prestise dan langka. Para mangaka sendiri tidak merasa keberatan dengan adanya Doujinshi karena Doujinshi bisa membuat pamor mereka menjadi menanjak. Lagi pula sebagian besar mangaka professional dulunya adalah seorang Doujin.
by: jurnalotaku.com

0 komentar:
Posting Komentar